Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

BUKU TAMU (PESAN DAN KOMENTAR)

Silahkan tinggalkan pesan di form dibawah ini:

PENINGKATAN KOMPETENSI TUTOR PENDIDIKAN KEAKSARAAN FUNGSIONAL

Gambar
Bukittinggi - Ahad, 29 April 2012 Fauziah Syarif "Saya sering terkendala mengenali orang-orang yang buta aksara di tempat saya, kalaupun tahu tetapi mereka malu mengakuinya, ada juga yang berani mengakui tetapi mereka malu untuk ikut belajar. Ada pula yang ingin belajar tetapi hanya mau berdua saja dengan tutor tanpa ingin diketahui orang lain". Demikian sekelumit pengalaman di lapangan yang diceritakan oleh Fauziyah Syarif Tutor Pendidikan Keaksaraan Fungsional di Kurnia Blok A Sitiung 3 Kab. Dharmasraya kepada wartawan saat ditemui di sela-sela pelatihan "Peningkatan kompetensi Tutor Pendidikan Keaksaraan Fungsional tingkat Propinsi Sumatera Barat Angkatan I dan II tanggal 24 s.d 27 April 2012 di Parai Hotel Jl. Raya Bukittinggi - Pasaman Kamis (26/04) lalu. Fauziah menambahkan "Tetapi saya punya cara untuk mendeteksinya, yaitu dengan mengedarkan absen disetiap acara perkumpulan, baik itu yasinan, arisan dan lain-lain. Bila ada yang tidak mengisi abs...

PELAKSANAAN UN DI AGAM SAMPAI HARI TERAKHIR BERJALAN LANCAR

Gambar
Canduang - Kamis, 19 April 2012 Bupati Agam Ir. H. Indra Catri, MSP Dt. Malako Nan Putiah  menyatakan ”dari pantauan kami selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK di kabupaten Agam semua berjalan lancar sampai hari terakhir Kamis, 19 April 2012, tidak ada ditemui masalah, seperti peredaran kunci jawaban, keterlambatan soal, siswa tertangkap melihat kunci jawaban, siswa stres karena ujian dan lain-lain, alhamdulillah semua berjalan aman ”kata Bupati saat memantau pelaksanaan UN di Pondok Pesantren MTI Canduang Kamis (19/04). Selanjutnya Indra Catri menyatakan harapannya ”semoga siswa di Agam bisa lulus 100 persen dan rating kita dapat meningkat dari tahun sebelumnya”. Di lokasi yang sama Fakhrizal Kasi Kurikulum SMP, SMA dan SMK Disdikpora Agam memaparkan bahwa sekolah yang ikut UN di kabupaten Agam adalah sebanyak 38 sekolah dengan jumlah siswa sejumlah 4.860 orang yang terdiri dari 2.939 orang dari SMA, 840 orang dari MA dan 1.081 orang siswa dari SM...

ASRAMA PUTRA MTI CANDUANG TAMBAH BERSIH

Gambar
MTI Canduang - Ahad, 1 April 2012 Asrama Putra MTI Canduang yang terletak di belakang Masjid Tarbiyah sejak hari Ahad (18/03) lalu nampak berbeda daripada biasanya. Sekarang terlihat lebih rapi dan bersih daripada sebelumnya. Semua lantai dan lorong-lorong dialas dengan tikar plastik, sampah tidak lagi berserakan. Walaupun bangunannya telah mengalami pelapukan namun 50 - an santri tetap betah tinggal di sana. Sebelumnya di sudut dan di lorong-lorong dipunuhi tumpukan sampah, apalagi dibawah tangga.  S ekarang jangankan bungkus permen sandal pun tidak ditemui diatas lantai. Rizky Mukhtamirul Khair ketua asrama putra menerangkan kepada HN "bahwa hal itu dilakukan bersama atas ide bersama pula demi kebersihan lingkungan dibawah bimbingan ustazd Hadinul Akmal". Fadil kelas II MTI Canduang salah seorang warga asrama itu mengaku "lebih senang dan nyaman tinggal disini dengan ditingkatkannya kebersihan asrama". ( Rudi Nofrian)

CARA SEBAGAIAN SANTRI MTI CANDUANG MELEPAS LELAH BELAJAR

Gambar
MTI Canduang - Ahad, 01 April 2012 Beberapa orang santri kelas VI Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang  (MTI-C) terlihat sedang bermain bola kaki dengan memakai baju seragam di lapangan kampus MTI-C pada Selasa sore (28/03/2012) lalu. Seakan mereka lupa bahwa baju itu akan dipakai lagi untuk belajar besok hari. Tetapi ada juga diantara mereka yang menyadarinya dengan membuka baju saja dengan tetap memakai celana seragam belajar. Mereka nampak asyik menikmati permainan itu walaupun itu bola plastik dan ketika waktupun telah menunjukkan pukul 17.30 Wib. Hentakan kaki mereka berlepak-lepak tatkala berebut bola terdengar menarik bagi siapa saja yang lewat di depan gerbang kampus MTI-C.   Demikianlah cara mereka melepas lelah kesibukan belajar. Ditengah permainan itu nampak seorang anak laki-laki yang juga ikut bermain bola, diduga dialah pemilik bola tersebut. (Miftahul Fikri)