Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

PARADOKS MUSLIM - IBU IRA

Senin, 19 Agustus 2019 M - 18 Dzulhijjah 1440 H Oleh: Gusti Ananda Ibu Ira berlari mendekati sang suami dengan menggendong Danu dan ia sampai kedekat sang suami dengan nafas yang terengah – engah, “ kenapa abang menjauh dari aku ? ‘ ujar ibu Ira sambil mendudukkan Danu diatas sepeda motor dibelakang ayahnya, “ kita jangan bicara disini, kita cari tempat lain untuk bicara “ ujar suaminya dengan masih mencoba menghidupkan motornya, ibu Ira meng “ iya kan “ dan motor suaminya pun bisa hidup ketika ibu Ira terlihat lengah sang suami menggas motornya hingga Danu yang duduk diatas motor tersebut nyaris jatuh dan cepat ditangkap oleh ibu Ira yang menyaksikan suaminya kabur dengan perasaan hancur dan pastinya malu ditonton oleh para siswa SMP tersebut yang baru saja istirahat jam pelajaran sekolah.   Ibu Ira begitu dia biasa dipanggil oleh orang – orang dekatnya, usianya sudah diatas enam puluh tahun tapi raut wajahnya masih memancarkan kecantikan dimasa mudanya, ibu Ira...

MENGENAL SYEKH MUHAMMAD SA’AD AL-KHALIDI MUNGKA GURU PARA ULAMA MINANGKABAU

Rabu, 07 Agustus 2019 M - 7 Dzulhijjah 1440 H Limapuluh Kota - HN , Syekh Muhammad Sa’ad atau yang dikenal dengan Syekh Sa’ad Mungka adalah salah seorang ulama besar terkemuka Minangkabau di masanya dan menjadi salah seorang guru dari ulama-ulama besar Minangkabau di masanya. Diantara murid-murid beliau adalah KH. Sirajuddin Abbas, Syekh Sulaiman al-Rasuli, Syekh Abbas Ladang Lawas Bukittinggi, Syekh Abdul Wahid Tabek Gadang, Syekh Abdurrasyid Parambahan Payakumbuh, Syekh Abdul Majid Koto Nan Gadang Payakumbuh, Syekh Ahmad Baruah Gunung Suliki, Syekh Arifin Batu Hampar Payakumbuh dan Syekh Yahya al-Khalidi Magek Bukittinggi. BIO GRAFI Nama: Syaikh Muhammad Sa’ad al-Khalidi Mungka (1857-1923). Ulama Minangkabau yang menjadi Tokoh Tarekat Naqsabandiyah al-Khalidiyah Tempat Lahir: Jorong Koto Tuo, Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat Tahun Lahir: 1857 M / 1277 H Ayah: Ulama: Muhammad Tanta Ibu: Suku Kutianyia (Pitopang) Payakumbuh Anak: Husin, Sulaiman, Si...

PARADOKS MUSLIM - GETIR

Rabu, 07 Agustus 2019 M - 06 Dzulhijjah 1440 H Oleh: Gusti Ananda Bahar begitu orang memanggilku, baik para kawan sejawat ku dalam berdagang dari pasar ke pasar hingga para kawan pengajianku. Aku adalah salah satu dari beberapa orang yang cukup aktif didalam kelompok pengajianku yang biasa kami sebut dengan halaqoh atau pun liqo’ title ustadz pun melekat pada diriku, memberikan pengajian keberbagai masjid, mushalla, serta kelompk pengajian, dan saat ini aku tinggal dirumah kontrakan bersama istriku tercinta bersama beberapa ekor kucing, kami belum memiliki anak dan Alhamdulillah hidup kami sangat bahagia walau terkadang terasa sepi juga. Orang tua ku telah bercerai sejak aku duduk dikelas 6 SD, aku dibesarkan oleh paman dan bibi ku dari pihak ibu seperti kebanyakan anak – anak “ broken home “ pada umumnya aku cukup nakal dan sering berpindah sekolah, sering dimarahi dan diumpat sebagai anak yang tidak tahu diuntung, anak tidak punya bapak, nakal, pembohong, dan lain sebagainya. ...

MEMBANGUN JIWA KEPEMIMPINAN ISLAMI

Artikel Selasa, 30 Juli 2019 H - 27 Dzulkaidah 1440 H Oleh: ANDA ALIFF Anda Aliff Berapa banyak individu yang gagal dalam mengarungi kerasnya kehidupan ini, ketidakmampuan dalam menyelesaikan atau memanage berbagai persoalan rumah tangga, kerja, bahkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat sekalipun. Hal ini tentunya memicu berbagai konflik diri menimbulkan rasa ketidak puas, gejolak dan pertentangan batin yang bisa saja berakhir kepada kasus bunuh diri, atau setidaknya memiliki tempat kurang bagus didalam strata sosial masyarakat. Apakah yang melatar belakangi keadaan seperti ini ?, berbagai permasalahan yang terjadi pada hakikatnya bukanlah soal materi akan tetapi justru berujung kepada kemampuan memimpin diri sendiri, ketidak mampuan individu dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan adalah permasalahan krusial sesungguhnya dalam diri. Kepemimpinan adalah hal mendasar yang dimiliki oleh setiap individu karena merupakan esensi dari diciptakannya manusia oleh Allah SWT sebagai...

TATA CARA DAN WAKTU PELAKSANAAN I’TIKAF

Rabu, 27 Ramadhan 1438 H / 21 Juni 2017 Penulis: Fitra Yadi Saudara kaum Muslimin.  Sekarang kita sudah berada pada hari-hari terakhir Ramadhan. Pada 10 malam terakhir ini disunnahkan untuk beri’tikaf. Diantara rangkaian ibadah-ibadah dalam bulan suci Ramadhan yang dangat dipelihara sekaligus diperintahkan (dianjurkan ) oleh Rasulullah SAW adalah i’tikaf. Setiap muslim dianjurkan (disunnatkan) untuk beri’tikaf di masjid, terutama pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan ini. Apakah yang dimaksud dengan I’tiqaf? I’tikaf adalah berdiam diri atau tinggal di masjid dengan adab-adab tertentu, pada masa tertentu dengan niat ibadah dan bertaqarrub kepada Allah SWT. baik pada waktu siang ataupun malam hari. Apakah fadhilah I’tikaf? Fadhilah atau keutamaan I’tikaf diantaranya adalah sebagai sarana bertaqarrub (lebih mendekatkan diri) kepada Allah SWT. Apakah hukum I’tikaf? I’tikaf hukumnya adalah sunnat terlebih-lebih lagi I’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan tinggal. Rasulullah...

PERBEDAAN ADALAH RAHMAT - CARA PELAKSANAAN SHALAT TARAWIH

Senin, 24 Ramadhan 1438 H / 19 Juni 2017 Penulis: Fitra Yadi Saudara kaum Muslimin. Ramadhan hampir habis, sekarang kita sudah berada pada 10 malam terakhir. Melihat fenomena pelaksanaan shalat Tarawih yang bermacam ragam di daerah kita. Ada satu mesjid yang shalat 8 rakaat dan ada pula yang shalat 20 rakaat. Dan ada lagi yang melaksanakan 8 rakaat dan 20 rakaat dalam satu masjid bersamaan, hal itu seperti yang terjadi di Masjid Kuno Bingkudu dan masjid Nurul Yaqin Labuang nagari Canduang Koto Laweh kecamatan Canduang kabupaten Agam Sumatera Barat. Dimana setelah 8 rakaat jama’ah berpisah menjadi dua bagian, imam yang pertama melanjutkan shalat sampai 20 rakaat dan tampil imam yang kedua memimpin jama’ah di sebelah kiri mesjid melaksanakan shalat witir. Dalam pelaksanaan shalat tarawih ada yang melaksanakannya sebanyak 8 rakaat dengan 2 kali salam kemudian diiringi dengan shalat witir 3 rakaat sekali salam, jadi berjumlah sebelas rakaat. Ada lagi yang melaksanakannya 8 rakaat de...

MENCARI LAILATUL QADAR

Senin, 24 Ramadhan 1438 H / 19 Juni 2017 Penulis: Fitra Yadi Saudara kaum Muslimin. Tinggal  5 hari lagi kita melaksanakan ibadah Ramadhan.  Semoga Allah SWT. selalu memberi pertolongan kepada kita dalam beribadah. Saudara kaum Muslimin, dalam sepuluh malam terakhir ini Allah akan menurunkan “Lailatul Qadar”. Lailaitul Qadar pada dasarnya menjadi malam rahasia di sisi Allah SWT. hanya orang yang dikehendaki-Nya saja yang diberi oleh Allah SWT. Saudara kaum muslimin, Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِ,  malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur'an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an. Menurut Prof. Dr. Quraish Shihab, kata Qadar (قدر ) sesuai dengan penggunaannya dalam ayat-ayat Al Qur'an dapat...