Postingan

MTI CANDUANG GELAR WORKSHOP SOP BERSAMA NAFIK PALIL

Gambar
Jum'at, 19 Oktober 2012 M / 03 Dzul Hijjah 1433 H Mr. H. Nafik Palil, M.Pd MTI Canduang - HN.   "Kita tidak boleh nyaman berada dalam zona aman, karena setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada pula zamannya. Mari kita buat formasi baru, mari bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk mendididik ummat melalui MTI Canduang ini sebagaimana yang diamanatkan oleh pendiri lembaga kita yaitu Syekh Sulaiman Arrasuli". Demikian salah satu kutipan hikmah yang disampaikan oleh Mr. H. Nafik Palil, M.Pd (Trainer dan Motivator) Pimpinan The Naff Education - Training Consulting motivasi dari  Jawa Timur pada acara Motivasi dan Peningkatan Manajemen Pendidikan di Pompes MTI Canduang Jum'at (19/10). Sejak pukul 07:30 pagi sampai pukul 17:30 Wib. sore, guru-guru, karyawan, pengurus Organisasi Santri, Pimpinan dan pengurus yayasan mengikuti pemotivasian  dan workshop membuat SOP (Standard operating procedure) Pompes MTI Canduang. Lebih dari 80 orang peserta ...

SIKAP MURID MTI CANDUANG TERHADAP GURU PPL

Gambar
Selasa, 02 Oktober 2012 M / 15 Dzulqa'idah 1433 H Husnul Alimah Z Day MTI Canduang - HN.   Kehadiran guru PPL (Program Praktek Lapangan) di suatu sekolah memang kadang terasa mengganggu bagi sebagian guru, kadang merasa terbantu juga bagi sebagian yang lainnya. Hal itu nampak juga pada murid Pondok Pesantren MTI Canduang, Agam, Sumatera Barat. Husnul Alimah Z Day (21 th.) salah seorang mahasiswi STAIN Syech Djamil Djambek Bukittinggi jurusan Bahasa Inggris yang sedang menjalani PPL di Pompes MTI Canduang saat diwawancara HN di perpustakaan Madrasah tersebut pada Rabu (12/09) mengungkapkan bahwa: " Sikap santri MTI Canduang yang perempuan sih udah menunjukkan sikap kesantriannya, namun untuk santri yang laki-lakinya masih ada konflik yang gak bisa ditebak, mereka sih seseorang yang punya banyak potensi, cuma mereka gak pernah bisa menempatkan potensi tersebut pada tempatnya". "Terkadang disaat ibu menjelaskan pelajaran, mereka toh ikut menerang...

LIMAU CANDUANG LAKU KERAS SEBELUM SAMPAI DI PASAR

Gambar
Ahad, 19 September 2012 M / 02 Dzulqa'idah 1433 H Masfir Intan Bagindo Canduang - HN.   "Limau Canduang" atau disebut juga dengan "Jeruk Madu" yang berasal dari Varietas Jesigo (Jeruk Siam Gunung Omeh) sangat disukai masyarakat, dan laku keras di pasaran. Tidak jarang sebelum sampai di pasar, jeruk itu sudah ludes diborong masyarakat". Hal itu disampaikan oleh Masfir Intan Bagindo Ketua Kelompok Tani Limau Manih jorong Puti Ramuh nagari Canduang Koto Laweh kepada HN saat penanaman bibit jeruk tambahan pada Rabu (12/09) lalu. Robi Petani Limau Canduang Robi salah seorang anggota kelompok petani jeruk "Limau Manih" menerangkan bahwa "sekarang di nagari Canduang Koto Laweh telah ditanami jeruk seluas 26 hektar. Yang telah menghasilkan baru separohnya, dan yang separohnya lagi baru ditanam". Jeruk ini mulanya ditanam di nagari Canduang Koto Laweh pada tahun 2007 lalu. Ada beberapa kelompok tani yang menerima bantuan b...

DARUL YUSUF AJAK FPI SUMATERA KUMPUL DI BUKITTINGGI

Gambar
Sabtu, 01 September 2012 M / 14 Syawal 1433 H Illustration Jakarta - HN. Ustazd Darul Yusuf ketua Umum FPI Sumatera Utara menyatakan kesiapannya untuk membantu DPD FPI Sumatera Barat kelak. Hal itu disampaikannya kepada Sekda DPD FPI Sumbar Abi Haikal di markaz DPP FPI jl. Petamburan III no. 17, Tanah Abang, Jakarta saat persiapan acara Milad FPI ke-14 Sabtu (01/09). Kepada Ustazd Busra Khatib Alam (ketua DPP FPI Sumatera Barat), ustazd Darul Yusuf mengusulkan "bagaimana kalau dalam acara deklarasi FPI Sumbar nantinya, kita FPI se-Sumatera bergabung di Bukittinggi. Kita gegerkan ranah Minang itu dengan kalimat takbir". Dari informasi yang dirangkum HN, didapat bahwa banyak kalangan yang menyambut baik lahirnya FPI di Sumatera Barat. Banyak yang ingin membantu, baik dari kalangan FPI sendiri maupun dari simpatisan. | Fitrayadi  

SOBRI LUBIS BERI OLEH-OLEH SK TUK FPI SUMBAR

Gambar
Jum'at, 31 Agustus 2012 M / 13 Syawal 1433 H Sobri Lubis Jakarta - HN. Ustazd Sobri Lubis, Sekjen DPP FPI (Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam) sambut pengurus DPD FPI Sumatera Barat bakda magrib Jum'at malam (31/08) di kediaman Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab Jl. Petamburan III no 17, Tanah Abang, Jakarta Barat. Rombongan FPI dari Sumatera Barat itu diwakili oleh Ustazd Busra Khatib Alam (Ketua Umum) dan Abi Haikal (Sekda). Ustazd Sobri Lubis akan segera mengeluarkan SK pengurus DPD FPI Sumatera Barat selambat-lambatnya hari Senin (03/09) mendatang. Ia akan beri oleh-oleh pulang berupa SK, ADART, dan dokumen-dokumen lain yang dibutuhkan untuk pendaftaran di Kesbang LIMAS Pemprov Sumbar. Selain itu, ustazd Sobri Lubis juga akan memberi pembekalan kepada pengurus DPD FPI Sumbar itu bersama Habib Rizieq. Sobri Lubis juga mengharapkan supaya nanti sepulang dari Jakarta DPD FPI Sumatera Barat segera dideklarasikan.  | Fitrayadi  

FPI SUMBAR BAKAL SEGERA DIDEKLARASIKAN

Gambar
Jum'at, 31 Agustus 2012 M / 13 Syawal 1433 H Busra Khatib Alam Jakarta - HN. DPD FPI (Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam) Sumatera Barat dalam waktu dekat ini akan segera dideklarasikan di Bukittinggi. Demikian disampaikan oleh Busra Khatib Alam (Ketua Umum DPD FPI Sumatera Barat) kepada HN di Jl. Petamburan III nomor 17, Tanah Abang, Jakarta Barat hari ini Jum'at (31/08). Lebih lanjut Abi Haikal (Sekjen FPI Sumatera Barat) dari kediaman Habib Rizieq Syihab di jalan Petamburan itu melaporkan bahwa "Sekarang mereka sedang mengurus SK, data-data dan hal-hal penting lainnya yang menyangkut keorganisasian FPI di Sumatera Barat nantinya". "Kedatangan Ketua Umum dan Sekjen DPD FPI Sumatera Barat ini ke Jakarta bukan hanya untuk mengurus administrasi keorganisasian, tetapi juga berkaitan dengan acara Milad FPI ke-14 yang dipusatkan di lapangan MONAS Jakarta Pusat pada Sabtu (01/09) besok. Sekarang delegasi dari Sumbar hanya diwakili oleh kami berdua...

PAYAKUMBUH - BUKITTINGGI MACET

Gambar
Selasa, 21 Agustus 2012 M / 03 Syawal 1433 H Ilustrasi Bukittinggi - HN. Dari pantauan HN hari ke-2 Idul Fitri 1433 H ketika menelusuri jalan raya 50 Kota - Bukittinggi pada Senin (20/08) lalu, didapati jalur dari Payakumbuh sampai simpang Batusangkar (Piladang) macet. Dari Piladang sampai Padang Tarok lancar lagi dan dari Ujuang Guguak Sampai Kota Bukittinggi macet total dengan jarak tempuh 1 Km bisa di capai dengan durasi 1 jam. www.bum-news melaporkan bahwa "Jalur Bukittinggi-Payakumbuh mengalami kemacetan yang sangat parah , sekitar pukul 13.00 WIB kemacetan mulai terjadi. Mulai dari Biaro hingga Pasar Baso macet merayap namun memasuki pendakian IPDN macet total oleh kendaraan dari arah Payakumbuh. Kemacetan ini diperparah oleh pengemudi yang yang tak sabar untuk terus melaju, sehingga mereka yang seharusnya mengikuti jalur yang sudah ada, membuat jalur baru yang semakin mempersempit kendaran dari arah berbeda". "Sementara itu jalur Bukittinggi-Padang ...