Langsung ke konten utama

GEMPITA OLIMPIADE WADAH PENGEMBANGAN BAKAT CANDUANG


Canduang - Jum'at, 11/11/2011

Mencermati pontensi besar kecerdasan dan bakat istimewa pelajar-pelajar sekolah dan pesantren dari tingkat SD sampai SMA, dan menerima laporan tentang keberhasilan dan prestasi pelajar yang kurang mendapat perhatian dan pengembangan secara khusus dari guru-guru dan pengelola lembaga pendidikan di Canduang. Dari berbagai pertemuan dan rapat-rapat koordinasi di tingkat kecamatan, hal itu menginspirasi Camat yang ketika itu dijabat oleh Monisfar, S.Sos beserta insan pendidikan Canduang untuk membentuk sebuah wadah pembinaan yang bertugas mengemas dan mengembangkan bakat serta minat istimewa para pelajar itu secara khusus. Terlebih-lebih bagi pelajar yang orang tuanya kurang mampu di bidang ekonomi.

Di kemudian hari disepakati wadah itu berbentuk sebuah Lembaga yang diberi nama GEMPITA Olimpiade yang bersifat sosial-pendidikan. GEMPITA adalah kependekan dari kata Lembaga Pengembangan Siswa Berprestasi. Kemudian disandingkan dengan kata-kata "Olimpiade" yang bermakna bahwa mata pelajaran yang dibina khusus adalah yang diperlombakan pada Olimpiade Sains yaitu Matematika dan IPA (Fisika, Biologi dan Kimia).

GEMPITA Olimpiade ini disuntiki semangat kesukarelaan dan pengorbanan yang tinggi mengabdi untuk memajukan pendidikan dalam hal membina bakat pelajar sesuai dengan bakat masing-masing oleh camat dan tokoh-tokoh pendidikan Canduang. Lembaga ini mendapat dukungan besar dari UPTD Pendidikan dan wali-wali nagari sekecamatan Canduang. Untuk pengembangan berikutnya dicita-citakan akan menjadi sebuah Yayasan Sosial Pendidikan Canduang.

Mengetahui hal itu dari pemberitaan media online, maka ketua IKCR (Ikatan Keluarga Canduang Riau) Drs. Muhibbudin, M.Si salah seorang dosen Fisika UNRI yang juga pembina Olimpiade Sains di propinsi Riau sangat antusias dan kemudian pulang kampung pada minggu pertama bulan Pebruari 2010 guna mendiskusikan program ini bersama camat Canduang dan pengurus GEMPITA Olimpiade.

Berdasarkan hal itu maka pada hari  Kamis - Jum'at tanggal 25 - 27 Februari 2010 Drs. Muhibbudin, M.Si mengajak rekan-rekannya dari UNRI yang juga pembina Olimpiade Sains propinsi Riau untuk sharing ilmu serta pengalaman menambah pengayaan wawasan para pengurus dan anggota GEMPITA Olimpiade Canduang dalam hal strategi mempersiapkan diri untuk mengikuti Olimpiade Sains tingkat kabupaten, propinsi dan nasional.

Nama-nama tim itu adalah 1.    Emrizal M. Tambusai Msc. MH. 2.    Drs. Khairijon, M.Si 3.    Drs. M. Natsier 4.    Drs. Rolan Pane 5.    Drs. Mahibuddin Koto, M.Si. 6.    Drs. Azizkhan 7.    Haposan Sirait M. Si 8.    Rustam Effendi, M. Si 9.    Prof. Dr. Adel Zamri, MS. DEA 10.    Dr. Herman, M.Sc 11.    Dr. Subardi Bali, M.Far 12.    Dr. Hj. Sofia Anita, M.Sc 13.    Dra. Itnawita, M. Si  14.    Drs. Herman, M. Si Sebagian besar adalah orang Sumbar dan beberapa orang diantaranya adalah warga Canduang sendiri.

Bagi pihak UNRI sendiri ini adalah salah satu bentuk kerjasama antara FMIPA UNRI dengan Pemerintahan Kecamatan Canduang dalam program Pengabdian Masyarakat. Kerjasama itu masih berlanjut sampai tahun 2012 ini. | Fitrayadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Habib Riziq : MINANGKABAU BERSYARI'AH

Ju m`at, 22 Sya'ban 1435 H - 20 Juni 2014 Reporter : Andrial Putra BUKITTINGGI-Hawaaliy News, Kamis (20/06) Malam tadi FPI ( Front Pembela Islam) Sumatera Barat, Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Sumbar dan Front Masyarakat Minang (FMM) mengadakan Tabligh Akbar di Mesjid Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi. Tabligh Akhbar dengan tema "Menyambut Ramadhan Mewujudkan Minangkabau Bersyariah" dihadiri oleh masyarakat Minangkabau dari berbagai daerah dengan pemateri utama  Dr. Habib Muhammad Riziq Syihab imam besar Front Pembela Islam (FPI) Indonesia. Acara inti dimulai sekitar jam 20:45 WIB beberapa sa’at setelah kedatangan  Dr. Habib Riziq di Mesjid Agung Bukittinggi. Dalam penyampaiannya orang yang akrab dengan panggilan Habib Riziq ini mengemukan bahwa Minangkabau Bersyari'ah amat sangat relevan dengan cita-cita besar FPI dan ORMAS Islam lainya yang kedepannya menginginkan bukan hanya Minangkabau, tapi  terwujudnya Indonesia Bersyari'ah. Mendukung...

Diduga KAN Tandingan Akan Melengserkan KAN Yang Sah Nagari Bawan

AGAM.Ampek Nagari, Delik.14.com - Nagari Bawan,Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Situasi saat ini memanas karena ada yang merencanakan, pelantikan Pengurus Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Tandingan diduga ilegal  yang akan melengserkan Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah,  yang sudah di Kukuhkan tepat nya tanggal 25 Januari 2023."Jum'at ( 14/4/23) Oleh karena itu seluruh Ninik Mamak Nagari Bawan yang tergabung kedalam Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah, Beserta Anak kemanakan menolak keras terkait rencana bebera orang yang mengaku ninik mamak nagari bawan, yang akan membetuk KAN tandingan tersebut, dan di duga Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat H.Fauzi Bahar mendukung kegiatan itu." Sesuai informasi yang di peroleh awak media dari Salah seorang Kemanakan Ninik Mamak Nagari Bawan, ia menyebutkan kegiatan pengukuhan kerapatan adat Nagari yang tidak mendapatkan izin kegiatan dari instansi terkait, akan dilaksanakan pada hari Jum'at 14 A...

TAHUN BARU MASYARAKAT BUKIK BATABUAH GORO MASAL

 Bukik Batabuah, Rabu 04/01/2012 Ahad (01/01) ratusan masyarakat kenagarian Bukik Batabuah kecamatan Canduang bergotong royong masal di komplek Masjid 'Ulya dusun Guguak Pili jorong Gobah.  Hal itu sekaitan dengan pembangunan fasilitas MCK dan persiapan Qhatam Qur'an. Hadir utusan dari tiap-tiap jorong yang terlibat aktif dalam pengecoran, walimurid beserta pemuda mempersiapkan dekorasi panggung dan umbul-umbul Perayaan Khatam Qur'an yang akan digelar pada hari Ahad (08/01) mendatang. Maldianto, ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) saat ditemui wartawan menyampaikan bahwa lantai dasar bangunan itu bakal digunakan untuk fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang didanai dari DAK (dana alokasi khusus) SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat) kementrian PU. Sedangkan lantai 2 akan digunakan sebagai ruangan pertemuan. Hal itu dibenarkan oleh Irawati, Fasilitator teknik SANIMAS diwilayah itu. Riki Emeldi Fasilitator pemberdayaan memaparkan bahwa kontrak fisik proyek i...