Langsung ke konten utama

Syekh Dari Mesir Meriahkan Peringatan Maulid Nabi MTI Canduang

Rabu, 13 Rabiul Awwal 1435 H / 15 Januari 2014
Rabu, 13 Rabiul Awwal 1435 H / 15 Januari 2014
Dilaporkan oleh: Rusdi Arif

Syekh Himdan sebelah kanan
Canduang, - Acara tahunan Pondok Pesantren MTI Canduang kali ini bisa dibilang lebih menarik dari perayaan Maulid sebelumnya. Karena yang memberikan tausiyah adalah Syekh Himdan Ahmed Abdallah Nasher (50) dari Mesir. Tema yang beliau angkat adalah "Keutamaan Shalawat Nabi"

Dari pantauan wartawan, yang berbeda pada acara kali ini adalah pada cara penyajian materi yang disampaikan oleh Syekh Himdan yang cukup menarik dan membuat para santri dan hadirin terkesima, seolah-olah terhipnotis dengan apa yang di sampaikan nya lewat penerjemah H. Muhammad Taufiq, LC. alumni MTI Canduang tahun 2003.

Sejak kedatangan Syekh Himdan di Pondok Pesantren MTI Canduang, madrasah yang didirikan oleh syekh Sulaiman Arrasuli sejak tahun 1928 itu semakin bewarna. Syekh Himdan berasal dari daerah Al Qalyubiyah dekat kota Cairo, Mesir. Beliau di MTI Canduang adalah dalam rangka Pengabdian Masyarakat sebagai Duta Pendidikan dari Universitas Al-Azhar Mesir yang ditugaskan selama 3 tahun, kata Fitra Yadi bagian HUMAS dan Informasi MTI Canduang.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00-12.30 WIB. ini dihadiri oleh Andri Chaniago selaku ketua IPTI (Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah) Sumbar, M.Taufiq LC. alumni Universitas Al-Azhar, pimpinan MTI Canduang beserta majlis guru, pegawai, para santri, Jama'ah, dan masyarakat sekitar.

Acara Maulid ini berjalan cukup hikmat, dan berlangsung meriah dibawah pengawasan OSTI (Organisasi Santri Tarbiyah Islamiyah) Canduang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga KAN Tandingan Akan Melengserkan KAN Yang Sah Nagari Bawan

AGAM.Ampek Nagari, Delik.14.com - Nagari Bawan,Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Situasi saat ini memanas karena ada yang merencanakan, pelantikan Pengurus Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Tandingan diduga ilegal  yang akan melengserkan Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah,  yang sudah di Kukuhkan tepat nya tanggal 25 Januari 2023."Jum'at ( 14/4/23) Oleh karena itu seluruh Ninik Mamak Nagari Bawan yang tergabung kedalam Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah, Beserta Anak kemanakan menolak keras terkait rencana bebera orang yang mengaku ninik mamak nagari bawan, yang akan membetuk KAN tandingan tersebut, dan di duga Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat H.Fauzi Bahar mendukung kegiatan itu." Sesuai informasi yang di peroleh awak media dari Salah seorang Kemanakan Ninik Mamak Nagari Bawan, ia menyebutkan kegiatan pengukuhan kerapatan adat Nagari yang tidak mendapatkan izin kegiatan dari instansi terkait, akan dilaksanakan pada hari Jum'at 14 A...

Habib Riziq : MINANGKABAU BERSYARI'AH

Ju m`at, 22 Sya'ban 1435 H - 20 Juni 2014 Reporter : Andrial Putra BUKITTINGGI-Hawaaliy News, Kamis (20/06) Malam tadi FPI ( Front Pembela Islam) Sumatera Barat, Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Sumbar dan Front Masyarakat Minang (FMM) mengadakan Tabligh Akbar di Mesjid Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi. Tabligh Akhbar dengan tema "Menyambut Ramadhan Mewujudkan Minangkabau Bersyariah" dihadiri oleh masyarakat Minangkabau dari berbagai daerah dengan pemateri utama  Dr. Habib Muhammad Riziq Syihab imam besar Front Pembela Islam (FPI) Indonesia. Acara inti dimulai sekitar jam 20:45 WIB beberapa sa’at setelah kedatangan  Dr. Habib Riziq di Mesjid Agung Bukittinggi. Dalam penyampaiannya orang yang akrab dengan panggilan Habib Riziq ini mengemukan bahwa Minangkabau Bersyari'ah amat sangat relevan dengan cita-cita besar FPI dan ORMAS Islam lainya yang kedepannya menginginkan bukan hanya Minangkabau, tapi  terwujudnya Indonesia Bersyari'ah. Mendukung...

Babinsa Bersama Warga Lakukan Perawatan Tanaman Cabe Di wilayah Binanya.

  Solok---RSN--Babinsa Koramil 03/Sungai Pagu Kodim 0309/Solok, Pratu Rizkal Ardio Nandes bersama masyarakat melaksanakan kegiatan perawatan tanaman cabe di lahan seluas 20 x 25 M milik bapak Arsal di Nagari Pasia Talang Barat, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan, Sabtu (14/12). Kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan perawatan dan pengecekan tanaman cabe untuk menjaga tanaman bawang terhindar dari hama ulat. Dimana Babinsa Pratu Rizkal mengatakan bahwa tujuan dari perawatan dan pengecekan ini adalah agar tanaman cabe bisa tumbuh normal tanpa ada hama yang merugikan dikarenakan tanaman hama tersebut dapat merebut atau mengurangi asupan makanan yang dibutuhkan pada tanaman cabe. “Setiap tanaman memerlukan perawatan dan pemeliharaan, tak terkecuali pada tanaman cabe, diantaranya adalah pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan tanaman atau pembersihan gulma tanaman,” Jelasnya. lanjutnya, dengan adanya penanaman cabe ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri sert...