Langsung ke konten utama

33 ORANG ANAK NAGARI PADANG LAWEH SUNGAI PUA MENGIKUTI PERAYAAN KHATAM QUR'AN DI MASJID BARU

Ahad, 26 Januari 2020 M - 02 Jumadil Akhir 1441 H
Reporter: Oki Apriandi

Khatam Alquran perdana di Masjid Al-Safar
Padang Laweh nagari Sunagi Pua
Photo: Ted Ramnez
HawaaliyNews, Padang Laweh - Sebanyak 33 orang murid TPQ Al-Mukminin Padang Laweh kaki gunung Singgalang asuhan ustazd Marzen Labay Nan Kayo mengikuti perayaan Khatam Alquran di masjid Al-Safar jorong Batu Gadang nagari Padang Laweh kecamatan Sungai Pua kabupaten Agam Sumatera Barat pada pagi Ahad (26/01/2020).

Pengamatan awak media di lokasi acara; perayaan khatam Alqur'an ini disambut antusias oleh masyarakat setempat beserta para perantau. Acara ini terasa istimewa bagi masyarakat Padang Laweh dengan kehadiran Pemda Agam yang diwakili oleh wakil bupati, anggota DPRD, Muspika kecamatan Sungai Pua beserta rombongan.

Tambua Tansa Sanggar Buluh Perindu
Pawai keliling kampung Perayaan Khatam Quran ini juga dimeriahkan oleh wali murid dan kelompok kegiatan pemuda setempat yaitu Drumband dan Tambua Tansa dari Sanggar Buluh Perindu sebagai sanggar seni anak nagari Padang laweh. Acara ini digelar selama 2 hari yang dimulai dengan pembacaan al-Qur'an oleh masing-masing peserta Khatam pada Sabtu (25/01/2020) dan dilanjutkan dengan pawai arak-arakan pada Ahad (26/01/2020). Semua urusan hingga suksesnya acara ini tidak terlepas daripada peran serta pemuda, perangkat nagari serta pengurus masjid Al-Safar.

Forkopinda Agam menghadiri acara
Khatam al-Qur'an di nagari Padang Laweh
Ustazd Afrizon, SHI penyuluh Agama Non PNS KUA Kecamatan Sungai Pua melalui pesan singkatnya kepada wartawan menyampaikan bahwa "kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, ST, MT Datuk Tumangguang Putiah, turut mendampingi camat Sungai Pua Syafrizal, S.Sos, kepala KUA Sungai Pua Wahyu Hidayat, S.HI, wali Nagari Padang Laweh Hendri beserta wali-wali jorong. Juga hadir kala itu perantau Sjafril Ruslim ketua Yayasan Ridha Rabbi al-Safar yang ikut mendirikan masjid Al-Syafar ini. Juga hadir anggota DPRD kabupaten Agam Asrizal dan Ade Ria serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya."

Masjid Al-Safar nagari Padang Laweh
Yayasan Ridha Rabbi al-Safar
Informasi yang berhasil dikumpulkan awak media menyebutkan " Perayaan Khatam al-Qur'an sekarang ini adalah acara perdana di Masjid Al-Safar ini. Masjid ini belum selesai dibangun, peletakan batu pertamanya telah dilakukan pada Jumat,(21/6/2019) tujuh bulan yang lalu oleh bupati Agam Dr. Ir. H. Indra Catri, MSP Dt Malako Nan Putiah. Masjid dengan disain megah ini berdiri di tanah bekas bangunan Surau Lubuak yang dibangun oleh perantau Padang Laweh yang kabarnya menelan biaya sebanyak 7 Miliar rupiah. Prosesi pembangunannya dikerjakan dalam kurun waktu selama 1 tahun insyaallah."

Acara Khatam Alqur'an ini sebenarnya adalah kelanjutan dari perayaan Khatam Qur'an TPQ Surau Simpang jorong Batu Gadang nagari Padang Laweh yang diasuh oleh ustazd Marzen Labay Nan Kayo. Untuk selanjutnya TPQ ini akan dialih fungsikan menjadi MDTA yang bertempat di masjid Al-Safar tersebut.

Dikutip dari posmetropadang "Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Jumat (21/6). Masjid itu, dibangun atas partisipasi perantau sebagai donatur, yang ingin mendirikan rumah ibadah di kampung halaman. Sedangkan lahan diwakafkan oleh ninik-mamak tiga suku."

"Peletakan batu pertama pembangunan masjid yang memperlihatkan hubungan perantau dengan masyarakat di kampung tidak pernah terputus itu, juga dihadiri Ketua LKAAM Agam, Y. A. Dt Maleka Nan Tinggi, anggota DPRD Agam, perantau Padang Laweh, Camat Sungai Pua, Syafrizal, ninik mamak dan lainnya."

"Perantau Nagari Padang Laweh, Sjafril Ruslim Angku Sumaniak selaku donatur mengucapkan terima kasih kepada Bupati Agam yang telah bersedia melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid."

"Lahan pembangunan ini diwakafkan oleh kaum niniak-mamak tiga suku yaitu, Dt. Pangulu Basa suku Panyalaian, Dt. Indomo suku Koto dan Dt. Panjang Nan Kuniang suku Sikumbang. Awalnya di lokasi itu terdapat bangunan surau. Namun, pewakaf tanah sepakat kalau surau itu dirobohkan dan dibangun masjid di lahan tersebut.”.

"Masjid dibangun berukuran 18 meter x 18 meter, yang nanti dilengkapi dengan tempat berwuduk. Untuk kelengkapan lainnya seperti karpet sajadah, soundsystem dan mimbar diharapkan pemerintah bersedia melengkapinya".

Nagari Padang Laweh
di kaki gunung Singgalang
Dikutip dari id.wikipedia Padang Laweh merupakan salah satu nagari yang terdapat dalam kecamatan Sungai Pua, kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kecamatan Sungai Pua terdiri dari beberapa nagari yaitu, diantaranya adalah nagari Batagak, Batu Palano, Padang Laweh, Sariak dan Sungai Pua. Sedangkan nagari Padang Laweh terdiri dari empat jorong; yaitu jorong Talao, Tampaik, Kubu dan Jorong Batu Gadang, sedangkan masjid Al-Safar berada di jorong Batu Gadang - HN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Habib Riziq : MINANGKABAU BERSYARI'AH

Ju m`at, 22 Sya'ban 1435 H - 20 Juni 2014 Reporter : Andrial Putra BUKITTINGGI-Hawaaliy News, Kamis (20/06) Malam tadi FPI ( Front Pembela Islam) Sumatera Barat, Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Sumbar dan Front Masyarakat Minang (FMM) mengadakan Tabligh Akbar di Mesjid Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi. Tabligh Akhbar dengan tema "Menyambut Ramadhan Mewujudkan Minangkabau Bersyariah" dihadiri oleh masyarakat Minangkabau dari berbagai daerah dengan pemateri utama  Dr. Habib Muhammad Riziq Syihab imam besar Front Pembela Islam (FPI) Indonesia. Acara inti dimulai sekitar jam 20:45 WIB beberapa sa’at setelah kedatangan  Dr. Habib Riziq di Mesjid Agung Bukittinggi. Dalam penyampaiannya orang yang akrab dengan panggilan Habib Riziq ini mengemukan bahwa Minangkabau Bersyari'ah amat sangat relevan dengan cita-cita besar FPI dan ORMAS Islam lainya yang kedepannya menginginkan bukan hanya Minangkabau, tapi  terwujudnya Indonesia Bersyari'ah. Mendukung...

Diduga KAN Tandingan Akan Melengserkan KAN Yang Sah Nagari Bawan

AGAM.Ampek Nagari, Delik.14.com - Nagari Bawan,Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Situasi saat ini memanas karena ada yang merencanakan, pelantikan Pengurus Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Tandingan diduga ilegal  yang akan melengserkan Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah,  yang sudah di Kukuhkan tepat nya tanggal 25 Januari 2023."Jum'at ( 14/4/23) Oleh karena itu seluruh Ninik Mamak Nagari Bawan yang tergabung kedalam Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah, Beserta Anak kemanakan menolak keras terkait rencana bebera orang yang mengaku ninik mamak nagari bawan, yang akan membetuk KAN tandingan tersebut, dan di duga Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat H.Fauzi Bahar mendukung kegiatan itu." Sesuai informasi yang di peroleh awak media dari Salah seorang Kemanakan Ninik Mamak Nagari Bawan, ia menyebutkan kegiatan pengukuhan kerapatan adat Nagari yang tidak mendapatkan izin kegiatan dari instansi terkait, akan dilaksanakan pada hari Jum'at 14 A...

TAHUN BARU MASYARAKAT BUKIK BATABUAH GORO MASAL

 Bukik Batabuah, Rabu 04/01/2012 Ahad (01/01) ratusan masyarakat kenagarian Bukik Batabuah kecamatan Canduang bergotong royong masal di komplek Masjid 'Ulya dusun Guguak Pili jorong Gobah.  Hal itu sekaitan dengan pembangunan fasilitas MCK dan persiapan Qhatam Qur'an. Hadir utusan dari tiap-tiap jorong yang terlibat aktif dalam pengecoran, walimurid beserta pemuda mempersiapkan dekorasi panggung dan umbul-umbul Perayaan Khatam Qur'an yang akan digelar pada hari Ahad (08/01) mendatang. Maldianto, ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) saat ditemui wartawan menyampaikan bahwa lantai dasar bangunan itu bakal digunakan untuk fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang didanai dari DAK (dana alokasi khusus) SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat) kementrian PU. Sedangkan lantai 2 akan digunakan sebagai ruangan pertemuan. Hal itu dibenarkan oleh Irawati, Fasilitator teknik SANIMAS diwilayah itu. Riki Emeldi Fasilitator pemberdayaan memaparkan bahwa kontrak fisik proyek i...