Langsung ke konten utama

Diduga CV putra sulung,bekerja tidak sesuai spek




Pasbar, detlik14.com - pekerjaan  pembangunan  SEAWAL Bangunan  pengaman  pantai  di  Kejorongan  Pondok,  Nagari  Sasak,  Kecamatan  Ranah  Pasisie, Kabupaten  Pasaman  Barat,Sumbar  diduga  proyek  siluman  dan  menggunakan  material  abal  abal  yang  disinyalir  di  pasok  dari  penambangan  tanpa izin.


Peroyek  yang  tidak  di  pasangkan  plank  merk  kegiatannya  yang  di  kerjakan 
Perusahaan  sebagai  penyedia
Jasa  antara  lain  kontraktor  
pelaksana  kegiatan  tersebut  yakni  CV. PUTRA  SULUNG  dengan  Nomor  Kontrak  : 04.18/PSDA-SDABK/APBD/Vl-2022  dan  nilai  kontrak  proyek  5.310.398.869.60.


Hal  tersebut  di  ketahui  ketika  media  ini  melakukan  infestigasi  ke  lokasi  proyek. Selasa (18/10-2022) terdapat  fakta  di  lapangan  memang  tidak  terdapat  di  pasangkan  plank  merk  kegiatan,  dan  juga  di  temukan  material  batu  grip  bangunan  pengaman  pantai  di  campuri  dengan  Batu  cardas  yang  di  nilai  tidak  sesuai  Speknya.


Saat  di  konfirmasi  media  ini  terhadap  pelaksana  lapangan  yang  bernama  Nasution,  ia  membenarkan  bagian  dari  material  yang  di  datangakan  di  pasok  dari  penambang  Batu  cardas  yang  berlokasi  di  simpang  empat  sebutnya.


Terkait  plank  merk  kegiatan  Nasution  menjelaskan  bahwa  kegiatan  minornya  proyek  ini  bukan  disini  tapi  di  maligi,  apabila  plank  merk  di  pasang  disini  nanti  akan  menimbulkan  spekulasi  spekulasi  yang  negatif,  masalahnya   di  sini  pekerjaannya  cuma  satu  titik  ini  hanya  sebagian  dari  pembedahan  volume  kegiatan  di  maligi,  jadi  kalau  plank  merk  di  pasang  disini  kurang  pas,  karna  pagu  dana  yang  tertera  di  plank  merk  tersebut  menurut  pagu  dana  yang  di  maligi  ungkap  Nasution.


Pelaksanaan  kegiatan  di  lapangan  juga  terkesan  mangkrak  tidak   berjalan  selayaknya,  namun  Nasution  mengatakan ,  saat  ini  materialnya   sangat  sulit  di  dapatkan,  kita  sudah  surfey  kemana  mana  tapi  sampai  sekarang  masih  belum  di  dapatkan  ulasnya.  


Berdasarkan  UU  nomor  4  tahun  2009  dalam  pasal  161  itu  sudah  di  atur  bahwa  yang  di  pidana  adalah  setiap  orang  menampung/ membeli,  pengangkutan,   pengolahan  dan  lain  lain,  bagi  yang  melanggar  akan  di  pidana  penjara  paling  lama  10  Tahun  dan  denda  paling  banyak  10  miliyar


Selain  itu  apabila  ada  indikasi  suatu  proyek  pembangunan  menggunakan  material  dari  penambangan  tidak  berizin,  maka  kontraktornya  juga  bisa  di  pidana.


Untuk  pembedahan  volume  proyek  dan  mentransportasi  sebagian  kegiatan  di  lokasi  yang  jauh  berbeda  juga  di  pertanyakan  karna  sudah  berobah  dari  kontrak  awal.


Dan  causa  halalnya  tidak  terpenuhi,  pemilihan  penyedia  dalam  bentuk  tender  berbeda  dalam  tahapan  pelaksanaan,  hal  tersebut akan  menimbulkan  dinamika  sosial.


Dalam  hal  ini  perlu perhatian  khusus  bagi  instansi  terkait  maupun  para  aparat  penegak  hukum  APH  untuk  melakukan  peninjauan  kelayakan  managemen  speksifikasi  dari  temuan  media  ini  dan  patut  untuk  di  tindak  lanjuti.


Hingga  berita  ini  di  terbitkan  belum  bisa  melakukan  komfirmasi  terhadap  PPK  kegitan  dan  PPSDA  prpvinsi  Sumbar.

( Doni saputra)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Habib Riziq : MINANGKABAU BERSYARI'AH

Ju m`at, 22 Sya'ban 1435 H - 20 Juni 2014 Reporter : Andrial Putra BUKITTINGGI-Hawaaliy News, Kamis (20/06) Malam tadi FPI ( Front Pembela Islam) Sumatera Barat, Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Sumbar dan Front Masyarakat Minang (FMM) mengadakan Tabligh Akbar di Mesjid Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi. Tabligh Akhbar dengan tema "Menyambut Ramadhan Mewujudkan Minangkabau Bersyariah" dihadiri oleh masyarakat Minangkabau dari berbagai daerah dengan pemateri utama  Dr. Habib Muhammad Riziq Syihab imam besar Front Pembela Islam (FPI) Indonesia. Acara inti dimulai sekitar jam 20:45 WIB beberapa sa’at setelah kedatangan  Dr. Habib Riziq di Mesjid Agung Bukittinggi. Dalam penyampaiannya orang yang akrab dengan panggilan Habib Riziq ini mengemukan bahwa Minangkabau Bersyari'ah amat sangat relevan dengan cita-cita besar FPI dan ORMAS Islam lainya yang kedepannya menginginkan bukan hanya Minangkabau, tapi  terwujudnya Indonesia Bersyari'ah. Mendukung...

Diduga KAN Tandingan Akan Melengserkan KAN Yang Sah Nagari Bawan

AGAM.Ampek Nagari, Delik.14.com - Nagari Bawan,Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Situasi saat ini memanas karena ada yang merencanakan, pelantikan Pengurus Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Tandingan diduga ilegal  yang akan melengserkan Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah,  yang sudah di Kukuhkan tepat nya tanggal 25 Januari 2023."Jum'at ( 14/4/23) Oleh karena itu seluruh Ninik Mamak Nagari Bawan yang tergabung kedalam Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah, Beserta Anak kemanakan menolak keras terkait rencana bebera orang yang mengaku ninik mamak nagari bawan, yang akan membetuk KAN tandingan tersebut, dan di duga Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat H.Fauzi Bahar mendukung kegiatan itu." Sesuai informasi yang di peroleh awak media dari Salah seorang Kemanakan Ninik Mamak Nagari Bawan, ia menyebutkan kegiatan pengukuhan kerapatan adat Nagari yang tidak mendapatkan izin kegiatan dari instansi terkait, akan dilaksanakan pada hari Jum'at 14 A...

TAHUN BARU MASYARAKAT BUKIK BATABUAH GORO MASAL

 Bukik Batabuah, Rabu 04/01/2012 Ahad (01/01) ratusan masyarakat kenagarian Bukik Batabuah kecamatan Canduang bergotong royong masal di komplek Masjid 'Ulya dusun Guguak Pili jorong Gobah.  Hal itu sekaitan dengan pembangunan fasilitas MCK dan persiapan Qhatam Qur'an. Hadir utusan dari tiap-tiap jorong yang terlibat aktif dalam pengecoran, walimurid beserta pemuda mempersiapkan dekorasi panggung dan umbul-umbul Perayaan Khatam Qur'an yang akan digelar pada hari Ahad (08/01) mendatang. Maldianto, ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) saat ditemui wartawan menyampaikan bahwa lantai dasar bangunan itu bakal digunakan untuk fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang didanai dari DAK (dana alokasi khusus) SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat) kementrian PU. Sedangkan lantai 2 akan digunakan sebagai ruangan pertemuan. Hal itu dibenarkan oleh Irawati, Fasilitator teknik SANIMAS diwilayah itu. Riki Emeldi Fasilitator pemberdayaan memaparkan bahwa kontrak fisik proyek i...