Langsung ke konten utama

Kasdim 0306/50 Kota Bersama Forkopinda Pantau Harga Sembako Di Pasar Tradisional



Lima Puluh Kota - RakyatSumbarNews-
Wakili Dandim, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0306/50 Kota Mayor Inf Ridwan bersama Forkopinda Kabupaten 50 Kota sidak ke pasar tradisional Taram dalam rangka memantau serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Kamis (7/3/2024).

Tampak hadir bersama Kasdim dalam kegiatan Sidak tersebut, Bupati 50 Kota Syafarudin Datuak Bandaro Rajo, Kapolres 50 Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, Kadis Kominfo Kabupaten 50 Kota Joni Amir, Wali Nagari Taram Nanang, Danramil 05 Harau diwakili Peltu Suprianto Simanjuntak, Babinsa Pelda Jon Hendrika dan Babinkamtibmas Brigadir Fajar, turut serta juga Ketua KPU 50 Kota Okto Rizal dan Ketua Bawaslu 50 Kota Yoriza Asra.

Bupati 50 Kota Syafarudin Datuak Bandaro Rajo dalam penyampaiannya mengatakan, menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H, pemerintah Kabupaten 50 Kota, TNI Polri dan instansi terkait akan selalu melakukan monitoring terkait ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok. 

Dalam pemantau yang dilakukan kali ini, kami tidak menemukan penimbunan sembako maupun bahan kebutuhan pokok lainnya oleh pedang, dan harga sembako reaktif stabil terang Bupati. 

Selain itu, kami juga tidak mendapati pembelian dengan jumlah besar yang dilakukan oleh oknum masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan ini, dan stok barang kebutuhan masih terpantau mencukupi, pungkas Bupati. 

Sementara itu Dandim 0306/50 Kota melalui Kasdim Mayor Inf Ridwan mengatakan, monitoring pasar tradisional ini merupakan bagian dari komitmen bersama unsur Forkopimda dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

"Sidak ini dilakukan untuk mengecek secara langsung ketersediaan dan stabilitas harga barang khususnya bahan pokok menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, "ujar Dandim. 

Kita harus melihat langsung situasi di pasar untuk menjamin bahwa barang kebutuhan masyarakat itu semuanya tersedia di pasar dan harganya tidak terlalu tinggi. "Alhamdulillah, persediaan barang cukup dan harga juga masih stabil meski ada terjadi kenaikan namun masih relatif standar, "ujarnya lagi. 

Kita berharap kepada semua pihak terutama pelaku usaha untuk dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat dan jangan menimbun barang kebutuhan pokok yang sangat diperlukan masyarakat, pungkas Dandim melalui Kasdim Mayor Inf Ridwan. 

Berikut daftar harga sembako di pasar Nagari Taram menurut pemantauan dilapangan :

seperti beras jenis Sijunjung yang awalnya 10 kg hanya Rp. 155.000 menjadi Rp 160.000, beras jenis sokan yang awalnya 10 kg hanya 165.000 menjadi Rp 170.000, gula pasir yang awalnya 15.000/kg menjadi 17.000/kg, harga cabe yang awalnya Rp 80.000 /kg menjadi Rp 88.000 /kg.

Begitu juga dengan minyak goreng, yang semula Rp 14000/Kg menjadi Rp 16000/Kg. Sementara untuk harga daging sapi juga naik dari harga sebelumnya Rp 140.000/kg nya menjadi rp 150.000/Kg nya. Untuk ayam potong juga ikut naik dari harga sebelumnya Rp 28.000/Kg nya naik menjadi Rp 29.000/Kg nya.*

Pewarta: F. Malin Parmato / Hms

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Habib Riziq : MINANGKABAU BERSYARI'AH

Ju m`at, 22 Sya'ban 1435 H - 20 Juni 2014 Reporter : Andrial Putra BUKITTINGGI-Hawaaliy News, Kamis (20/06) Malam tadi FPI ( Front Pembela Islam) Sumatera Barat, Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Sumbar dan Front Masyarakat Minang (FMM) mengadakan Tabligh Akbar di Mesjid Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi. Tabligh Akhbar dengan tema "Menyambut Ramadhan Mewujudkan Minangkabau Bersyariah" dihadiri oleh masyarakat Minangkabau dari berbagai daerah dengan pemateri utama  Dr. Habib Muhammad Riziq Syihab imam besar Front Pembela Islam (FPI) Indonesia. Acara inti dimulai sekitar jam 20:45 WIB beberapa sa’at setelah kedatangan  Dr. Habib Riziq di Mesjid Agung Bukittinggi. Dalam penyampaiannya orang yang akrab dengan panggilan Habib Riziq ini mengemukan bahwa Minangkabau Bersyari'ah amat sangat relevan dengan cita-cita besar FPI dan ORMAS Islam lainya yang kedepannya menginginkan bukan hanya Minangkabau, tapi  terwujudnya Indonesia Bersyari'ah. Mendukung...

Diduga KAN Tandingan Akan Melengserkan KAN Yang Sah Nagari Bawan

AGAM.Ampek Nagari, Delik.14.com - Nagari Bawan,Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Situasi saat ini memanas karena ada yang merencanakan, pelantikan Pengurus Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Tandingan diduga ilegal  yang akan melengserkan Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah,  yang sudah di Kukuhkan tepat nya tanggal 25 Januari 2023."Jum'at ( 14/4/23) Oleh karena itu seluruh Ninik Mamak Nagari Bawan yang tergabung kedalam Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah, Beserta Anak kemanakan menolak keras terkait rencana bebera orang yang mengaku ninik mamak nagari bawan, yang akan membetuk KAN tandingan tersebut, dan di duga Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat H.Fauzi Bahar mendukung kegiatan itu." Sesuai informasi yang di peroleh awak media dari Salah seorang Kemanakan Ninik Mamak Nagari Bawan, ia menyebutkan kegiatan pengukuhan kerapatan adat Nagari yang tidak mendapatkan izin kegiatan dari instansi terkait, akan dilaksanakan pada hari Jum'at 14 A...

TAHUN BARU MASYARAKAT BUKIK BATABUAH GORO MASAL

 Bukik Batabuah, Rabu 04/01/2012 Ahad (01/01) ratusan masyarakat kenagarian Bukik Batabuah kecamatan Canduang bergotong royong masal di komplek Masjid 'Ulya dusun Guguak Pili jorong Gobah.  Hal itu sekaitan dengan pembangunan fasilitas MCK dan persiapan Qhatam Qur'an. Hadir utusan dari tiap-tiap jorong yang terlibat aktif dalam pengecoran, walimurid beserta pemuda mempersiapkan dekorasi panggung dan umbul-umbul Perayaan Khatam Qur'an yang akan digelar pada hari Ahad (08/01) mendatang. Maldianto, ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) saat ditemui wartawan menyampaikan bahwa lantai dasar bangunan itu bakal digunakan untuk fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang didanai dari DAK (dana alokasi khusus) SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat) kementrian PU. Sedangkan lantai 2 akan digunakan sebagai ruangan pertemuan. Hal itu dibenarkan oleh Irawati, Fasilitator teknik SANIMAS diwilayah itu. Riki Emeldi Fasilitator pemberdayaan memaparkan bahwa kontrak fisik proyek i...