Langsung ke konten utama

Wujud Sinergi, Babinsa Dan Babinkamtibmas Mediasi Permasalah Warga

 


Lima Puluh Kota, RakyatSumbarNews.Com - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Nagari Tanjung Gadang personil Koramil 04 Luak Kodim 0306/50 Kota Serka Sangkap Simanjuntak dan Babinkamtibmas Polsek Luak Bripka Afriwandi bersama pemerintah Nagari selesaikan permasalahan warga terkait permasalahan hewan ternak/sapi masuk kebun warga lainnya, mediasi di lakukan di kantor Nagari Tanjung Gadang Kecamatan Lareh Sago Halaban. Selasa (23/4/2024).


Permasalahan tersebut diangkat ke tingkat mediasi untuk mencapai kesepahaman dan kedamaian di lingkungan masyarakat dengan juga turut melibatkan tokoh masyarakat setempat, dan mengakhiri ketegangan yang mungkin timbul di antara warga, serta membangun kembali hubungan yang harmonis.


Dalam mediasi tersebut terlihat peran aktif Babinsa dan Babinkamtibmas dalam mendengarkan keluhan dan mencari solusi bersama. Pejabat pemerintahan dan tokoh masyarakat turut serta memberikan pandangan dan arahan yang bersifat mendukung terciptanya perdamaian.


Setelah proses mediasi , kedua belah pihak yang berselisih berhasil mencapai kesepakatan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara bijaksana, serta membuat surat kesepakatan damai bersama.


"Puji tuhan, dari hasil mediasi telah diproleh kesepakatan yang dapat diterima semua pihak baik pemilik lahan maupun pemilik hewan ternak, intinya kedua belah pihak sudah berdamai secara kekeluargaan tanpa ada konflik, "terang Babinsa Serka Sangkap Simanjuntak. 


Sementara itu Danramil 04 Luak Kapten Inf Kusmianto dalam keterangannya membenarkan upaya yang dilakukan anggota Babinsanya di lapangan, terkait permasalahan antar warga masyarakat.


Permasalahan di suatu wilayah binaan pada satuan, pasti ada dan beragam, mulai dari kriminal, konflik antar warga, penipuan hingga perselisihan yang terjadi di sekitar lingkungan warga, namun insya Allah masalah-masalah seperti itu dapat teratasi, dengan cara musyawarah untuk mufakat secara kekeluargaan agar tidak timbul konflik yang berkepanjangan, ucap Danramil. 


Disitu dibutuhkan peran Babinsa selaku aparat komando kewilayahan yang tentunya kolaborasi antara pihak keamanan dalam hal ini Babinsa dan Babinkamtibmas bersama aparat pemerintahan nagari, dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan perdamaian di masyarakat, ujarnya lagi. 


Diharapkan, kesepakatan damai yang telah dicapai dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif dan menghindari konfrontasi yang tidak produktif, pungkas Danramil.Wujud Sinergi, Babinsa Dan Babinkamtibmas Mediasi Permasalah Warga


Lima Puluh Kota -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Nagari Tanjung Gadang personil Koramil 04 Luak Kodim 0306/50 Kota Serka Sangkap Simanjuntak dan Babinkamtibmas Polsek Luak Bripka Afriwandi bersama pemerintah Nagari selesaikan permasalahan warga terkait permasalahan hewan ternak/sapi masuk kebun warga lainnya, mediasi di lakukan di kantor Nagari Tanjung Gadang Kecamatan Lareh Sago Halaban. Selasa (23/4/2024).


Permasalahan tersebut diangkat ke tingkat mediasi untuk mencapai kesepahaman dan kedamaian di lingkungan masyarakat dengan juga turut melibatkan tokoh masyarakat setempat, dan mengakhiri ketegangan yang mungkin timbul di antara warga, serta membangun kembali hubungan yang harmonis.


Dalam mediasi tersebut terlihat peran aktif Babinsa dan Babinkamtibmas dalam mendengarkan keluhan dan mencari solusi bersama. Pejabat pemerintahan dan tokoh masyarakat turut serta memberikan pandangan dan arahan yang bersifat mendukung terciptanya perdamaian.


Setelah proses mediasi , kedua belah pihak yang berselisih berhasil mencapai kesepakatan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara bijaksana, serta membuat surat kesepakatan damai bersama.


"Puji tuhan, dari hasil mediasi telah diproleh kesepakatan yang dapat diterima semua pihak baik pemilik lahan maupun pemilik hewan ternak, intinya kedua belah pihak sudah berdamai secara kekeluargaan tanpa ada konflik, "terang Babinsa Serka Sangkap Simanjuntak. 


Sementara itu Danramil 04 Luak Kapten Inf Kusmianto dalam keterangannya membenarkan upaya yang dilakukan anggota Babinsanya di lapangan, terkait permasalahan antar warga masyarakat.


Permasalahan di suatu wilayah binaan pada satuan, pasti ada dan beragam, mulai dari kriminal, konflik antar warga, penipuan hingga perselisihan yang terjadi di sekitar lingkungan warga, namun insya Allah masalah-masalah seperti itu dapat teratasi, dengan cara musyawarah untuk mufakat secara kekeluargaan agar tidak timbul konflik yang berkepanjangan, ucap Danramil. 


Disitu dibutuhkan peran Babinsa selaku aparat komando kewilayahan yang tentunya kolaborasi antara pihak keamanan dalam hal ini Babinsa dan Babinkamtibmas bersama aparat pemerintahan nagari, dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan perdamaian di masyarakat, ujarnya lagi. 


Diharapkan, kesepakatan damai yang telah dicapai dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif dan menghindari konfrontasi yang tidak produktif, pungkas Danramil. | F. Malin Parmato

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga KAN Tandingan Akan Melengserkan KAN Yang Sah Nagari Bawan

AGAM.Ampek Nagari, Delik.14.com - Nagari Bawan,Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Situasi saat ini memanas karena ada yang merencanakan, pelantikan Pengurus Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Tandingan diduga ilegal  yang akan melengserkan Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah,  yang sudah di Kukuhkan tepat nya tanggal 25 Januari 2023."Jum'at ( 14/4/23) Oleh karena itu seluruh Ninik Mamak Nagari Bawan yang tergabung kedalam Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Bawan yang Sah, Beserta Anak kemanakan menolak keras terkait rencana bebera orang yang mengaku ninik mamak nagari bawan, yang akan membetuk KAN tandingan tersebut, dan di duga Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat H.Fauzi Bahar mendukung kegiatan itu." Sesuai informasi yang di peroleh awak media dari Salah seorang Kemanakan Ninik Mamak Nagari Bawan, ia menyebutkan kegiatan pengukuhan kerapatan adat Nagari yang tidak mendapatkan izin kegiatan dari instansi terkait, akan dilaksanakan pada hari Jum'at 14 A...

Habib Riziq : MINANGKABAU BERSYARI'AH

Ju m`at, 22 Sya'ban 1435 H - 20 Juni 2014 Reporter : Andrial Putra BUKITTINGGI-Hawaaliy News, Kamis (20/06) Malam tadi FPI ( Front Pembela Islam) Sumatera Barat, Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Sumbar dan Front Masyarakat Minang (FMM) mengadakan Tabligh Akbar di Mesjid Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi. Tabligh Akhbar dengan tema "Menyambut Ramadhan Mewujudkan Minangkabau Bersyariah" dihadiri oleh masyarakat Minangkabau dari berbagai daerah dengan pemateri utama  Dr. Habib Muhammad Riziq Syihab imam besar Front Pembela Islam (FPI) Indonesia. Acara inti dimulai sekitar jam 20:45 WIB beberapa sa’at setelah kedatangan  Dr. Habib Riziq di Mesjid Agung Bukittinggi. Dalam penyampaiannya orang yang akrab dengan panggilan Habib Riziq ini mengemukan bahwa Minangkabau Bersyari'ah amat sangat relevan dengan cita-cita besar FPI dan ORMAS Islam lainya yang kedepannya menginginkan bukan hanya Minangkabau, tapi  terwujudnya Indonesia Bersyari'ah. Mendukung...

Babinsa Bersama Warga Lakukan Perawatan Tanaman Cabe Di wilayah Binanya.

  Solok---RSN--Babinsa Koramil 03/Sungai Pagu Kodim 0309/Solok, Pratu Rizkal Ardio Nandes bersama masyarakat melaksanakan kegiatan perawatan tanaman cabe di lahan seluas 20 x 25 M milik bapak Arsal di Nagari Pasia Talang Barat, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan, Sabtu (14/12). Kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan perawatan dan pengecekan tanaman cabe untuk menjaga tanaman bawang terhindar dari hama ulat. Dimana Babinsa Pratu Rizkal mengatakan bahwa tujuan dari perawatan dan pengecekan ini adalah agar tanaman cabe bisa tumbuh normal tanpa ada hama yang merugikan dikarenakan tanaman hama tersebut dapat merebut atau mengurangi asupan makanan yang dibutuhkan pada tanaman cabe. “Setiap tanaman memerlukan perawatan dan pemeliharaan, tak terkecuali pada tanaman cabe, diantaranya adalah pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan tanaman atau pembersihan gulma tanaman,” Jelasnya. lanjutnya, dengan adanya penanaman cabe ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri sert...